3 Orang Gugur dan 883 Alami Luka dalam ‘Aksi Kembali ke Palestina’ Jumat Kelima

3 Orang Gugur dan 883 Alami Luka dalam ‘Aksi Kembali ke Palestina’ Jumat Kelima

3 Orang Gugur dan 883 Alami Luka dalam ‘Aksi Kembali ke Palestina’  Jumat Kelima

3 warga Palestina kembali  syahid, dan 883 lainnya terluka pada hari Jumat (27/08/2018) akibat repsefif pasukan Israel, melancarkan tembakan peluru tajam dan gas air mata yang menyebabkan gangguan pernapasan, dalam “Aksi  Kembali ke Palestina Terjajah’ dekat garis perbatasan Utara dan Timur Jalur Gaza.

Kementerian Kesehatan Palestina, dikutip Palestine Information Centre (PIC), mengatakan, jumlah korban luka sampai saat ini mencapai 883 orang, termasuk 11 petugas medis dan wartawan, serta 3 orang yang gugur syahid: Abdul Salam Bakar (29) yang terluka di Khanyunis Timur, Gaza Selatan, Muhammad Amun Muqoyad (21) dan satu lagi belum diketahui identitasnya.

Jumlah korban yang gugur akibat tembakan Israel terhadap pawai kepulangan damai sejak 30 Maret mencapai 45 orang.

Menurut Kementerian Kesehatan, sebanyak 883 warga Palestina mengalami luka berbeda, dan gangguan pernapasan akibat menghirup gas air mata.

Di antara korban luka terdapat 147 luka tembak, 129 terkena gas air mata, 58 terkena serpihan senjata, dan 19 terkena peluru karet, sementara lainnya belum diketahui kondisinya.

Dari jumlah tersebut di atas, 8 mengalami luka kritis, 206 luka sedang, dan 243 luka ringan, dan belum diketahui kondisi sisanya.

Dari jumlah luka di atas, terdapat 58 anak-anak dan 29 wanita.

Sementara letak luka, 34 di bagian leher dan kepala, 66 di tubuh bagian atas, 15 di bagian punggung dan dada, 4 di perut dan rusuk, 198 di tubuh bagian bawah dan 10 di bagian lainnya.

PIC melaporkan, ribuan warga dari segenap penjuru Gaza berdatangan hadir ke kawasan Timur untuk berpartisipasi dalam Aksi Jumat Pemuda Revolusi kelanjutan  aksi ‘Kembali ke Palestina yang Terjajah’digelar di Gaza pada 30 Maret lalu.

Aksi yang diikuti ribuan warga  di perbatasan Gaza, menuntut hak kepulangan pengungsi Palestina dan pencabutan blokade Gaza oleh penjajah Israel.

Sejak aksi ini, telah gugur 42 warga, termasuk 3 anak-anak dan 2 wartawan, dan lebih dari 5500 korban luka tembak dan gangguan pernapasan, sekitar 143 luka kritis akibat tindakan represif zionis Israel.*

Anies Baswedan: Umat Islam Hadir untuk Seluruh Bangsa Indonesia

Anies Baswedan: Umat Islam Hadir untuk Seluruh Bangsa Indonesia

Contohnya Resolusi Jihad yang digaungkan pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asyari untuk melawan penjajah. Meskipun diksinya dengan idiom keislaman tapi semangatnya untuk Indonesia.

Anies Baswedan: Umat Islam Hadir untuk Seluruh Bangsa Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Tabligh Akbar "Persatuan Umat untuk Indonesia" di halaman gedung AQL, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (03/02/2018) malam.

Cucu dari pejuang kemerdekaan Indonesia, AR Baswedan, Anies Rasyid Baswedan menyatakan, para pendiri Republik Indonesia tidak pernah menggunakan kata mayoritas dan minoritas di dalam mengatur negara.

Meskipun, terang Anies, mereka sadar bahwa mayoritas masyarakat secara kategori agama adalah umat Islam.

“Karena republik ini tidak didirikan untuk minoritas atau mayoritas, tapi untuk setiap anak bangsa. Republik ini tidak didesain untuk melindungi mayoritas atau minoritas, tapi untuk melindungi setiap anak bangsa,” ujarnya dalam Indonesia Leaders Forum (ILF) di Hotel Bidakara, Jakarta, pekan kemarin (26/04/2018).

Artinya, jelas Gubernur DKI Jakarta ini, tokoh-tokoh yang waktu itu berjuang, yang kebanyakan adalah tokoh Islam, mereka menginginkan negara baru, dimana disana ada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Mereka tokoh umat Islam tapi tampil dengan gagasan untuk bangsa. Bahasa yang digunakan adalah keadilan untuk semua dan representasi kebangsaan,” tegasnya.

Anies mencontohkan, Resolusi Jihad yang digaungkan pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asyari untuk melawan penjajah. Meskipun diksinya dengan idiom keislaman tapi semangatnya untuk Indonesia.

“Karenanya umat Islam hadir untuk seluruh bangsa Indonesia. Bukan untuk umat Islam saja,” tandasnya.


ILF merupakan lembaga yang bertujuan melahirkan pemimpin Indonesia yang berkualitas dengan menggelar program talkshow yang menghadirkan para pemimpin-pemimpin Indonesia saat ini.*
Jokower Buat Program Antipolitisasi Masjid

Jokower Buat Program Antipolitisasi Masjid

Jokower Buat Program Antipolitisasi Masjid

 Gerakan Nasional Jutaan Relawan Dukung Joko Widodo atau Jokowi membuat program antipolitisasi masjid. Program itu dilakukan melalui ceramah dan pengajian yang digelar relawan.

“Kami melakukan ceramah soal itu tiap ada pengajian relawan,” ujar koordinator gerakan, Sylver Matutina, di Sarinah, Jakarta Pusat, Ahad (22/04/2018) kutip Tempo.co. Relawan menggagas program ini untuk mengembalikan fungsi masjid sebagai tempat ibadah.

Para ustadz dan takmir disebut akan berbicara mengenai Islam yang benar. “Bukan Islam yang dipakai untuk tujuan tertentu yang tidak baik.”


Mereka yang melakukan ceramah itu, kata dia, tidak melulu para pendukung Jokowi. “Yang pasti ustadznya nasionalis dan benar-benar paham agama.”

Pengajian relawan juga berupaya menepis berbagai tudingan miring terhadap Jokowi. Misalnya soal Jokowi yang dikaitkan dengan paham komunisme.

Menurutnya Jokowi lahir pada 1961, sedangkan Gerakan 30 September yang sering dikaitkan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) terjadi pada 1965. Karena itu, menurut dia tidak mungkin Jokowi yang saat itu baru berumur empat tahun masuk PKI. “Maka kami kasih pencerahan bahwa tuduhan itu tidak berdasar.”


Relawan, kata dia, juga berupaya menepis isu Jokowi anti Islam. Menurut dia Jokowi adalah sosok yang sangat Islami. Jokowi, kata dia, sering membantu acara-acara keagamaan dan tidak pernah lepas shalat lima waktu. “Beliau juga jadi sering menjadi imam shalat yang baik.”

Sementara itu, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengkritisi program tersebut.

Dahnil menilai, program Jokower tersebut justru berdampak tidak positif bagi Jokowi.

“Yang model relawan-relawan begini sesungguhnya yang membuat Pak @Jokowi justru dianggap tidak paham Islam dan suasana kebatinan umat Islam. Tengok saja statement relawan berikut, cermin dia tidak paham sama sekali tentang makna ibadah dalam Islam,” ujar Dahnil lewat media sosialnya di Twitter, @Dahnilanzar, Ahad (22/04/2018), menanggapi berita tersebut.*
Jokowi Didesak Segera Cabut Perpres Penggunaan Tenaga Kerja Asing

Jokowi Didesak Segera Cabut Perpres Penggunaan Tenaga Kerja Asing

Ansory menilai Perpres itu sudah menginjak-injak harga diri bangsa.
Jokowi Didesak Segera Cabut Perpres Penggunaan Tenaga Kerja Asing
Presiden Jokowi dalam KTT ke-20 ASEAN-JEPANG di Philippines International Convention Center (PICC), Manila, 13 November 2017.

Anggota Komisi IX DPR RI, Ansory Siregar, mendesak Presiden Joko Widodo dan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri untuk segera mencabut Perpres No 20 Tahun 2018 tentang penggunaan tenaga kerja asing.

Ansory menilai Perpres itu sudah menginjak-injak harga diri bangsa. Sebab mempermudah tenaga asing bekerja, namun menghambat atau mempersulit tenaga kerja lokal atau Indonesia untuk berkerja.

“Mengakibatkan tumbuhnya pengangguran bak rumput di musim hujan hingga sulit dikendalikan,” ujarnya dalam keterangan persnya yang diterima hidayatullah.com Jakarta, Senin (23/04/2018).

Jika pengangguran tidak bisa dikendalikan, sambungnya, maka akan mengakibatkan terganggunya stabilitas negara dan bangsa.

Ia menuturkan, sekarang ini, sudah mulai beberapa perusahaan besar memecat atau mem-PHK buruh-buruhnya seperti di Freeport dan lain sebagainya.


Ia mengimbau kepada pihak-pihak yang masih peduli dengan buruh Indonesia untuk segera menyuarakan dan menolak Perpres ini.

“Air yang dibendung saja masih ada yang keluar atau bocor, apalagi bendungannya dibobol,” pungkasnya.* Andi
Teroris Papua Sandera dan Perkosa Guru, Pemerintah Diminta Serius Menangani

Teroris Papua Sandera dan Perkosa Guru, Pemerintah Diminta Serius Menangani

Presiden sebaiknya bergegas menunaikan mandat konstitusionalnya menyelesaikan masalah Papua secara komprehensif profesional dalam konteks NKRI.
Teroris Papua Sandera dan Perkosa Guru, Pemerintah Diminta Serius Menangani
Kelompok separatis Papua, OPM

Aksi teror kelompok teroris separatis Papua terhadap warga negara di Papua, dimana terjadi penyanderaan, penganiayaan, dan pemerkosaan terhadap guru kontrak di Kampung Aroanop Tembagapura, Papua, Jumat (13/04/2018), disoroti Komisioner Komnas HAM RI periode 2012-2017, Maneger Nasution.

Pemerintah Indonesia bersama segenap Kementerian dan aparat keamanan maupun pihak-pihak terkait lainnya diminta serius menangani persoalan teror-teror oleh separatis Papua tersebut.

Direktur Pusdikham Uhamka ini mengatakan, pemerintah sebaiknya mempertimbangkan ulang sebutan sebagai Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kepada pelaku.


Melihat pola dan akibat yang ditimbulkannya, sulit untuk membantah bahwa itu dilakukan oleh Kelompok Separatis Bersenjata (KSB), ungkapnya.

“Penyebutan KKSB oleh rezim ini, di samping seolah mensimplifikasi persoalan pokok, juga terkesan negara kurang berpihak pada korban serta patut diduga diskriminatif. Hampir bisa dipastikan, sekira peristiwa yang sama terjadi di teritori lain, sebutannya bukan KKSB, tapi KSB, bahkan dilabeli sebagai teroris,” ujar Maneger di Jakarta, Selasa (24/04/2018) kepada hidayatullah.com dalam pernyataannya.

Sebaiknya kata dia, Komnas HAM bergegas menunaikan mandatnya turun lapangan melakukan investigasi terhadap dugaan kuat terjadinya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan oleh Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) itu secara profesional, independen, dan berpihak kepada korban serta dalam konteks NKRI.

Ada baiknya, kata Maneger, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) juga proaktif menunaikan mandatnya turun lapangan melakukan perlindungan terhadap saksi dan korban yang dilakukan oleh Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) di Papua itu secara profesional, independen, dan berpihak kepada korban serta dalam konteks NKRI.

“Sebaiknya Kemendikbud hadir menunaikan mandat konstitusionalnya dengan melindungi hak-hak konstitusional guru yang mengalami kekerasan dan penistaan martabat oleh Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) di Papua,” tambahnya.

Maneger pun mengapresiasi TNI yang telah berhasil membebaskan guru/sandera dari Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) di Papua.

“Polri menegakkan hukum kepada siapa pun pelaku Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) itu baik secara pidana maupun sebagai pelanggar HAM secara profesional dan independen,” ujarnya.

Tak lupa, ia menyampaikan, sebaiknya Presiden Joko Widodo mempertimbangkan keputusan politik negara bagi penanganan kasus-kasus KSB di Papua. “Sehingga TNI tidak berada di bawah bayang-bayang pelanggaran HAM ketika berhadapan dengan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) di Papua.”


Presiden sebaiknya bergegas menunaikan mandat konstitusionalnya menyelesaikan masalah Papua secara komprehensif profesional dalam konteks NKRI, pungkasnya.*
Arab Saudi Hadiahkan Bintang Liverpool Mohammad Salah Tanah di Makkah

Arab Saudi Hadiahkan Bintang Liverpool Mohammad Salah Tanah di Makkah

Saudi menilai Salah dan sikapnya yang terpuji,   adalah 'duta besar' yang sangat bagus untuk Islam di Inggris
Arab Saudi Hadiahkan Bintang Liverpool Mohammad Salah Tanah di Makkah
Wakil Wali Kota Makkah Fahd Al-Rowky mengumumkan hari Senin mengabarkan, dirinya berencana memberi hadiah pemain sayap kanan Liverpool, Mohammad Salah sebidang tanah di Makkah, sebagai bentuk ucapan selamat telah memenangkan penghargaan “Premier League Player of the Year“, dengan mencetak 41 gol dan sebagai Pemain Terbaik PFA 2017/2018, di musim pertamanya bersama Liverpool, tulis harian online Saudi Sabq.

Al-Rowky mengatakan pada Sabq bahwa beberapa pilihan bagaimana bentuk hadiah itu sedang dipertimbangkan.

“Ada beberapa pilihan terkait pemberian tanah ini. Yang akan ditentukan sendiri oleh kapten Mohammad Salah serta sistem administrasi Saudi. Jika sistem Saudi memperbolehkan tanah dimiliki oleh Salah, dia akan diberikan sebidang tanah di Makkah di luar wilayah Haram. Pilihan lain Mo Salah akan dibuatkan sebuah masjid di tanah dengan namanya.”

Dia juga menambahkan pilihan ketiga yaitu menjual sebidang tanah itu dan memberikan uangnya pada Salah, jika dia meminta begitu.

Baca: Pendukung Liverpool akan ‘Jadi Muslim’ jika Mohamed Salah Cetak Gol

Al-Rowky menambahkan bahwa dia menganjurkan pemberian tanah pada Salah ini untuk menunjukkan dukungannya pada pemuda dengan potensial dan sebagai salah satu yang seharusnya diidolakan.

Rowky mengatakan, hadiah ini  sebuah apresiasi Saudi untuk Salah dan sikapnya yang terpuji,  dan menganggap Mohammad Salah adalah duta besar yang sangat bagus untuk Islam di Inggris.

“Langkah itu akan menunjukkan dukungan terhadap orang-orang muda yang berpotensi besar,” kata Fahd Al-Rowky.

Sebelumnya, pemain depan Mesir dan Liverpool itu dimahkotai penghargaan Premier League Player of the Year oleh Asosiasi Sepakbola Profesional (FPA) pada Senin setelah debut yang spektakuler dengan mencetak 41 gol.

Salah berhasil mengumpulkan suara terbanyak dan yang diikuti De Bruyne di posisi kedua. Sementara striker timnas Inggris yang baru saja mengklaim gol milik Christian Eriksen berada di posisi ketiga.

Baca: Satu Juta Warga Mesir Abstain dalam Pemilu, Pilih ‘Mohamed Salah

Meskipun begitu, Salah telah menarik hati dunia karena sikap dan tindakan dermawannya, selain kemampuan sepakbolanya. Dunia tidak pernah berhenti menunjukkan kecintaan mereka pada pemain kelahiran Nagrig, Gharbia, Mesir, 15 Juni 1992 itu.

Sebuah restauran Falafel di Liverpool mengumumkan mereka akan memberikan makanan gratis setiap Salah mencetak gol dan bulan Ramadhan dan bakal menghiasi tempatnya dengan lentera-lentera berbentuk/bergambar Mo Salah, begitu panggilan akrab Salah.

Salah juga telah menjadi duta Islam dengan membuat fans Liverpoolnya bernyanyi, “dan jika dia cukup baik untukmu Saya akan ikut menjadi Muslim.”

Negara-negara Teluk seringkali menggunakan tanah sebagai hadiah bagi para pesepakbola yang memiliki sikap terpuji.

Pada Januari, Sultan Qaboos bin Said, pemimpin Oman, menghadiahi tim sepak bola nasionalnya dengan uang dan beberapa bidang tanah sebagai apresiasi karena memenangkan Piala Arab Teluk di Kuwait.*/Nashirul Haq AR
Merendahkan Orang Mukmin

Merendahkan Orang Mukmin

Merendahkan Orang Mukmin
Kekerasan terhadap wanita Muslimah di jalanan London

نْ أَبِي أُمَامَةَ بْنِ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ أُذِلَّ عِنْدَهُ مُؤْمِنٌ فَلَمْ يَنْصُرْهُ وَهُوَ قَادِرٌ عَلَى أَنْ يَنْصُرَهُ أَذَلَّهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى رُءُوسِ الْخَلَائِقِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Dari Abu Umamah bin Sahal bin Hunaif dari bapaknya, Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda: “Barangsiapa yang di sampingnya ada seorang Mukmin yang direndahkan, lalu dia tidak menolongnya padahal dia mampu, niscaya Allah Azzawajalla akan merendahkannya di hadapan semua makhluk pada Hari Kiamat“. (HR Ahmad No: 15416)
India Jatuhkan Hukuman Mati terhadap Pemerkosa Gadis Muslim

India Jatuhkan Hukuman Mati terhadap Pemerkosa Gadis Muslim

Kasus Asifa menjadi sorotan  internasional karena kelompok Hindu nasionalis justru membela para pelakum termasuk beberapa tokoh Partai Bharatiya Janata (BJP)

India Jatuhkan Hukuman Mati terhadap Pemerkosa Gadis Muslim

Kabinet India Sabtu ini menyetujui hukuman mati terhadap seorang pemerkosa dan pembunuh keji yang memperkosa gadis Muslim di bawah 12 tahun,  kutip Reuters.

Keputusan itu dibuat setelah Perdana Menteri Narendra Modi mengadakan pertemuan darurat menyusul kemarahan rakyat negara itu terhadap kasus perkosaan yang merajalela.

Amandemen terhadap hukum pidana juga mencantumkan hukuman yang lebih berat terhadap pemerkosa pemerkosa yang berusia di bawah 16 tahun. Hukuman akan berlaku segera setelah dokumen ditandatangani oleh Modi.

Kekerasan seksual terhadap perempuan adalah masalah politik yang sangat berat di India, di mana aksi sering berlangsung menentang kekerasan yang mengakar terhadap perempuan dan kegagalan untuk melindungi mereka.

Pemerkosaan menjadi masalah besar di India. Kelompok perempuan India menyebutkan, kasus perkosaan terjadi hampir setiap 20 menit di negerinya. Di Ibu Kota India, New Delhi, ada 635 kasus pemerkosaan dalam setahun.

India memiliki catatan amat buruk terkait kasus perkosaan dengan hampir 40.000 kasus dilaporkan sepanjang 2016 dan 40 persen kasus yang melibatkan anak-anak, kutip Reuters.

KUHP India mengganjar pelaku pemerkosaan dengan hukuman minimal 7 tahun penjara. Pada kenyataannya, seperti dicatat Asosiasi Perempuan Progressif India, hampir tidak ada pelaku pemerkosa yang dipenjara di atas tiga atau empat tahun.

Banyak orang telah mengkritik pemerintah dibawah Modi karena tidak melakukan cukup perlindungan terhadap para wanita di negara itu, menumpuk tekanan pada Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata Party (BJP).

Sebagaimana diketahui, pemerkosaan dan pembunuhan yang dilakukan beramai-ramai terhadap seorang bocah perempuan Muslim berusia 8 tahun di negara bagian Jammu dan Kashmir, India, telah memicu ketegangan di Negeri Hindustan.


Jenazah gadis kecil yang sudah tak bernyawa itu ditemukan di sebuah hutan di kawasan Himalaya, pada akhir Januari 2018, setelah polisi melakukan pencarian ekstensif. Sementara, identitas korban dilindungi oleh hukum India.

Rincian mengerikan yang muncul, menyusul penyelidikan polisi yang dipublikasikan bulan ini, menjadikan kasus itu sorotan nasional bahkan dunia.

Seperti dikutip dari CNN, Sabtu (14/04/2018), polisi mengatakan bahwa korban, yang berasal dari komunitas nomaden Muslim Bakarwals, diculik ketika menggembalakan kuda di padang rumput pada 12 Januari 2018. Ia disekap ke sebuah kuil Hindu di mana sebelumnya dibius dan disekap selama lima hari.

Selama periode penyekapan, polisi mengatakan, korban diperkosa berulang kali oleh sejumlah pria yang berbeda, sebelum dibunuh dan dibuang ke hutan terdekat pada 17 Januari 2018 hingga gadis malang itu dicekik hingga tewas.

Polisi telah menangkap delapan pelaku dengan kasus ini, termasuk seorang pensiunan pejabat pemerintah dan tiga anggota polisi. Alih-alih meredakan ketegangan, tindakan cepat polisi justru digiring pada isu sektarian.

Para terdakwa, yang seluruhnya beragama Hindu, menuding kasus ini “dimotori” oleh koalisi nasionalis religius dan ahli hukum tersumpah. Keduanya telah mendesak agar kasus ini diserahkan pada penyelidik federal.

Kasus Asifa menjadi sorotan  internasional karena kelompok Hindu nasionalis justru membela para pelaku. Beberapa tokoh Bharatiya Janata Party (BJP) di daerah malah ikut turun ke jalan untuk mendukung pembebasan delapan orang tersebut.

Partai yang digawangi PM Narendra Modi itu langsung mendapat sorotan. Modi Jumat (13/04/2018) memang berjanji bahwa para pelaku akan diproses sesuai hukum. Tapi, komentarnya dinilai terlalu terlambat.

Sebanyak 50 mantan kepala polisi, duta besar, dan PNS senior mengkritik kepemimpinan Modi lewat surat. Mereka menyebut respons pemerintah dan pemimpin politik dalam kasus tersebut sangat tidak memadai dan lemah.

”Kebiadaban dan kebinatangan dalam kasus pemerkosaan gadis 8 tahun itu menunjukkan sedalam apa kita telah tenggelam dalam kebobrokan,” bunyi surat tersebut seperti dikutip Reuters.*
Pemprov DKI Resmi Tutup Diskotek Exotic dan Sense Karaoke

Pemprov DKI Resmi Tutup Diskotek Exotic dan Sense Karaoke

Pemprov DKI Resmi Tutup Diskotek Exotic dan Sense Karaoke
FB SANDIAGA
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (tiga dari kiri) melepas petugas Satpol PP untuk menyegel Diskotek Exotic dan Sense Karaoke di Jakarta, Kamis (19/04/2018).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi menutup dua tempat hiburan malam (THM) di kawasan tersebut, Kamis (19/04/2018).

Keduanya adalah Diskotek Exotic di Mangga Besar, Jakarta Pusat, dan Sense Karaoke di Mal Mangga Dua Square, Jakarta Utara.

Penyegelan keduanya dilakukan oleh petugas Satpol PP. Penyegelan tersebut sesuai dengan surat keputusan pencabutan tanda usaha pariwisata (TDUP) yang berlaku mulai 12 April 2018 dengan masa tenggat 5×24 jam.

Penyegelan Diskotek Exotic dilayangkan setelah seorang pria bernama Sudirman (41) ditemukan tewas overdosis narkoba pada Senin, 2 April 2018 di lokasi tersebut.

Penyegelan Sense Karaoke dilayangkan setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) mengamankan 36 orang pengunjung dan pegawai Sense Karaoke beserta barang bukti narkotik berupa sabu-sabu, ekstasi, dan ganja.

Sementara itu, sebelum penyegelan, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, memimpin apel sekaligus melepas 60 personel Satpol PP dan 10 Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk menutup dua THM itu yang melanggar aturan karena menjadi tempat peredaran narkoba.

“Kita ingin menitipkan pesan, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menegakkan peraturan daerah (perda). Amanat ini harus dijalankan sebaik-baiknya. Kita juga harus menunjukkan penutupan dilakukan dengan cara yang baik, terhormat, dan bermartabat,” ujar Sandi saat memimpin apel di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/04/2018) pagi kutip laman resmi Pemprov DKI.

Sandi menjelaskan, sebelumnya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM dan PTSP) DKI Jakarta telah mencabut izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) dua tempat hiburan ini.

Pencabutan izin dua tempat hiburan tersebut juga sudah dilaporkan kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

“Petugas kita kerahkan untuk memasang stiker dan spanduk penutupan kegiatan usaha. Termasuk memastikan tidak ada lagi kegiatan usaha di kedua lokasi tersebut,” tandasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI telah menutup Hotel Alexis terkait kasus praktik prostitusi.

Langkah Pemprov DKI tersebut diapresiasi oleh banyak pihak, termasuk senator DPD RI asal Jakarta, Fahira Idris.*
Hamas Kecam Serangan Amerika di Suriah

Hamas Kecam Serangan Amerika di Suriah

Mesir, Yordania dan Turki  menolak penggunaan senjata yang dilarang secara internasional di Suriah
Hamas Kecam Serangan Amerika di Suriah
Fawzi Barhoum

Berbeda dengan Dunia Arab, Gerakan Perlawanan Islam/Harakah Muqawamah Al-Islamiyyah (HAMAS)  mengecam serangan militer Amerika di Suriah, dinilai sebagai pelanggaran terhadap umat, menistakan tanah air bangsa Suriah, merusak sumber daya dan ingin menjaga eksistensi Israel agar bisa menjalankan rencana-rencana jahatnya.

Juru bicara Hamas, Fawzi Barhoum Sabtu (14/04/2018) mengecam klaim Amerika bahwa mereka melindungi warga sipil sementara mendukung kuat kejahatan penjajah Zionis dan segala pelanggaran dan tindakan pembunuhan terhadap warga sipil Palestina yang terisolasi dan tanpa senjata.

Kelompok pejuang paling ditakuti Israel Hamas menegaskan harus ada langkah darurat menghentikan segala perbedaan dan perselisihan Arab dan menyatukan barisan mereka untuk melindungi bangsa mereka dari segala bentuk tindakan permusuhan.

Sebelumnya, Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan Dunia Arab menyatakan dukungannya terhadap serangan udara Barat yang menargetkan rezim Bashar Al Assad di Suriah sebagai pembalasan atas dugaan serangan kimia pada hari Sabtu (14/04/2018).

Beberapa negara Arab yang  menyuarakan dukungannya kepada serangan yang dipimpin Amerika Serikat (AS) adalah’;  Arab Saudi,  Qatar, Bahrain.


Sementara Mesir, Yordania dan Turki  menolak penggunaan senjata yang dilarang secara internasional di Suriah, namun menyerukan penyelidikan transparan dan menyerukan untuk mencapai solusi politik untuk konflik di Suriah.*
ALMUBINA Imbau Para Penceramah Ajak Umat Doakan Palestina

ALMUBINA Imbau Para Penceramah Ajak Umat Doakan Palestina

"Kami mengutuk dan mengecam tindakan brutal Israel terhadap rakyat Palestina."
ALMUBINA Imbau Para Penceramah Ajak Umat Doakan Palestina
Aliansi Muslim Bela Palestina (ALMUBINA) menggelar aksi damai Bela Palestina di Bandung, Jawa Barat pada Jumat (13/04/2018).

Ketua Aliansi Darlus Fajar mengatakan, aksi tersebut sebagai bentuk dukungan bagi perjuangan rakyat Palestina atas perlakuan keji aparat Israel yang menembaki rakyat Palestina pada saat Aksi Damai Kepulangan Terbesar atau #GreatReturnMarch.

ALMUBINA, terangnya, menyatakan sikap bahwa sebagaimana resolusi PBB nomor 194 tahun 1948, yang menjamin hak para pengungsi Palestina kembali ke tempat tinggalnya yang direbut oleh Zionis dan dapat hidup damai seperti sebelum terjadi penjajahan.

Selain itu, mereka berhak menerima ganti rugi dari harta benda yang dirusak atau hilang selama ditinggalkan, sesuai dengan hukum internasional yang berlaku.


“Kami mengutuk dan mengecam tindakan brutal Israel terhadap rakyat Palestina, khususnya pembunuhan dan perlakuan tak manusiawi kepada para pengunjuk rasa Palestina di Gaza,” jelasnya dalam keterangan diterima redaksi, Sabtu (14/04/2018).

Darlus menambahkan, pihaknya mendukung sikap pemerintah Indonesia yang mengecam tindakan Israel yang melanggar HAM tersebut dan mendorong pemerintah untuk menginisiasi dukungan internasional dalam rangka membela rakyat Palestina meraih hak-haknya.

Kemudian, lanjutnya, ALMUBINA mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia baik lembaga atau perorangan untuk menyuarakan pembelaannya terhadap rakyat Palestina dengan melakukan aksi-aksi nyata konstitusional yang mungkin dilakukan.

“Juga mengimbau kepada para dai, khatib, serta penceramah untuk mendoakan bangsa Palestina dan mengajak umat Islam untuk mendukung mereka mendapatkan hak-hak kemanusiaannya,” terang Darlus.

Ia turut mengajak seluruh masyarakat dunia untuk lebih kuat dalam menyatakan dukungannya terhadap Al-Quds (Baitul Maqdis) sebagai ibu kota Palestina.

ALMUBINA terdiri dari sekitar 30 elemen masyarakat seperti Komite Nasional untuk Rakyat Palestina Jawa Barat (KNRP Jabar), ODOJ, PUI Jawa Barat, Pejuang Subuh, Mathla’ul Anwar, IKADI Kota Bandung, KAMMI Jawa Barat, HIMA PERSIS Bandung, PEMUDA PERSIS Kota Bandung, Radio Cinta Palestina, FSLDK Bandung Raya, SMART 171, Viking Persib, Bobotoh Taqwa, MAPADI Jawa Barat, PGPM Indonesia, Al-Quds Amanati Indonesia, Komunitas Keluarga Qurani, Pemuda Istiqomah, Tahfidz Metode TES, MDA Charity, Pemuda-Pemudi Islam Al-Kautsar (PILAR), Salimah Jawa Barat, RUQU Jatinangor, Yayasan Dakwah Qur’an, INIWS, #IndonesiaTanpaJIL dan lainnya.*
Membelot Keluar dari Al-Shabab Seorang Pria Dapat Hadiah $15.000

Membelot Keluar dari Al-Shabab Seorang Pria Dapat Hadiah $15.000

Membelot Keluar dari Al-Shabab Seorang Pria Dapat Hadiah $15.000
Kelompok bersenjata di Somalia, Al-Shabab.

Pemerintah daerah barat daya Somalia memberikan hadiah $15.000 kepada seorang defector al-Shabab, lapor media setempat seperti dilansir BBC Jumat (13/4/2018).
Orang itu konon seorang petinggi Al-Shabab dan berpindah ke kubu pemerintah pada bulan Januari.
Dia tiba di ibukota daerah Baidao dengan sebuah kendaraan yang dilengkapi senapan mesin di bagian belakang, yang kemudian diserahkan kepada pihak berwenang.
Al-Shabab sering memberikan hadiah kepada anggota militer pemerintah yang membelot masuk grupnya seharga senjata yang diserahkannya.
Saat perayaan ke-58 tahun tentara nasional Somalia hari Kamis lalu, Presiden Mohamed Abdullahi Farmajo mengulangi kembali tawaran anmesti kepada anggota dengan Al-Shabab jika mereka mau menyerahkan diri.
Farmajo pertama kali mengikrarkan janji amnesti itu setelah dirinya terpilih sebagai presiden tahun lalu. Sejak itu, banyak anggota Al-Shabab, sebagian komandan senior kelompok bersenjata itu, yang menyerahkan diri.*
Guru Meninggal Dianiaya Murid, Polisi Diminta Usut Tuntas

Guru Meninggal Dianiaya Murid, Polisi Diminta Usut Tuntas

FSGI mendorong pemerintah, terutama dinas-dinas pendidikan di daerah, untuk memberikan perlindungan kepada para guru dalam menjalankan profesinya, terutama di lingkungan sekolah.

Guru Meninggal Dianiaya Murid, Polisi Diminta Usut Tuntas
[Ilustrasi] Hentikan kekerasan dalam pendidikan.

themoslem554.com-kat Guru Indonesia (FSGI) menyampaikan duka mendalam sekaligus keprihatinan terhadap meninggalnya guru kesenian SMA Negeri I Torjun, Sampang, Madura, Ahmad Budi Cahyono.

Diketahui, Budi meninggal dunia akibat penganiayaan yang dilakukan oleh salah satu anak didiknya sendiri.

FSGI mengungkapkan, kejadian semacam ini bukan yang pertama terjadi, tidak hanya dilakukan oleh siswanya, tetapi juga dilakukan orangtua siswa. Bahkan ada yang dilakukan oleh siswa dengan orangtuanya secara bersama-sama, seperti menimpa Pak Dasrul, seorang guru di Sulawesi Selatan.

Jelasnya, menurut UUGD Nomor 14 Tahun 2005 pasal 39 ayat 1 disebutkan “Pemerintah, Pemerintah Daerah, masyarakat, organisasi profesi, dan/atau satuan pendidikan wajib memberikan perlindungan terhadap guru dalam pelaksanaan tugas.”

Baca: KPAI: Video Viral Murid Dipukuli Tak Terkait Kekerasan di Pangkal Pinang

Maknanya, bahwa siapa saja yang terkait dalam UUGD No 14 Tahun 2005 hàrus memberikan perlindungan terhadap guru dalam pelaksanaan tugas. Kepolisian pun diminta mengusut tuntas kasus ini.

“Karena guru korban dianiaya dalam pelaksanaan tugas, maka FSGI meminta kepada aparatur penegak hukum untuk melakukan pengusutan apa penyebab kematian guru tersebut. Jika karena pemukulan siswa sebagai penyebab kematian guru, maka hukum harus ditegakkan,” ujar Sekjen FSGI Heru Purnomo dalam siaran pers FSGI kepada hidayatullah.com, Jumat (02/02/2018).

Sedangkan siswa sebagai penganiaya lanjutnya wajib diproses secara hukum, sesuai UU No 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).



Baca: Divonis Penjara Usai Ajak Murid Shalat, Guru di Parepare Banding

FSGI menilai, kejadian ini sudah diluar batas kewajaran. Sehingga harus menjadi perhatian dan efek jera kepada para siswa yang berpotensi melakukan tindak kekerasan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Sedangkan bagi para pendidik, harus selalu menyadari bahwa dalam melaksanakan tugas ada resiko seperti itu.

Oleh karena itu, FSGI mendorong pemerintah, terutama dinas-dinas pendidikan di daerah, untuk memberikan perlindungan kepada para guru dalam menjalankan profesinya, terutama di lingkungan sekolah.

“Harus ada SOP baik guru maupun siswa, ketika menjadi korban kekerasan di lingkungan sekolah. Maka pihak sekolah dan pemerintah daerah wajib memberikan pertolongan pertama dan segera membawa korban ke rumah sakit, sehingga dapat dideteksi segera dampaknya dan tidak terlambat mendapatkan bantuan dan tindakan medis sebagaimana mestinya,” pungkasnya.

Baca: Cegah Kekerasan dalam Pendidikan, ini Langkah Koordinasi Pemerintah-KPAI

Diketahui, kasus penganiayaan guru kesenian tersebut dilakukan oleh muridnya berinisial HI terjadi pada Kamis (01/02/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.


Polres Sampang, Jawa Timur menangkap siswa SMA Negeri 1 Torjun karena diduga menganiaya gurunya sendiri hingga tewas. Almarhum merupakan mantan aktivis Lembaga Seni Mahasiswa Islam (LSMI) Malang. Ini merupakan lembaga seni mahasiswa di bawah naungan organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang.*

Ketua BEM UI #KartuKuningJokowi Trending Topic

Ketua BEM UI #KartuKuningJokowi Trending Topic

"#KartuKuningUntukJokowi itu bagus bagi bangsa Indonesia... #ZaaditTaqwa adalah kita...," kicau Fahri Hamzah.

Ketua BEM UI #KartuKuningJokowi Trending Topic
IST.
Paspampres 'mengamankan' Ketua BEM UI Zaadit Taqwa (batik merah) yang beraksi memberi kartu kuning kepada Jokowi di Balairung UI Depok, Jumat (02/02/2018).

Hidayatullah.com– Aksi Ketua BEM Universitas Indonesia (UI), Zaadit Taqwa, meniupkan peluit dan memberikan kartu kuning kepada Presiden Joko Widodo kemarin menuai pujian.

Pantauan hidayatullah.com hingga Sabtu (03/02/2018) pagi ini, pujian terus mengalir. Bahkan aksi itu masih menjadi perbincangan hangat dan tren di kalangan warga pengguna media sosial

Kicauan tentang “Ketua BEM UI” dan tagar #KartuKuningJokowi menjadi trending topic Indonesia di Twitter.

Apa saja kata warganet alias netizen?

“Ketua BEM UI .dia bukan sembarang mahasiswa dia Tokoh Mahasiswa. Mahasiswa Pemberani Cerdas dan tampan ✊ #KartuKuningJokowi 👍,” kicau @iraspertiwi Sabtu pagi ini.

Menurut akun Ang Al Fatih‏ @ang_bung, aksi kartu kuning untuk Jokowi sebagai bentuk sikap kritis mahasiswa terhadap pemerintah.

“Apa yang dilakukan mahasiswa sekaligus Ketua BEM UI Zaadit Taqwa membuktikan ternyata mahasiswa yang kritis terhadap keadaan bangsa masih ada dan semoga menginspirasi mahasiswa lainnya. Perubahan di tangan para pemuda di masa depan,” kicaunya.


Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, @fadlizon, mengicaukan dukungannya terhadap aksi Zaadit tersebut. Dukungan senada disampaikan pimpinan DPR lainnya, Fahri Hamzah.

“#KartuKuningUntukJokowi itu bagus bagi bangsa Indonesia… #ZaaditTaqwa adalah kita…,” kicau Fahri lewat akun terverifikasinya #MerdekaBro! @Fahrihamzah kemarin. Di seberang pihak, ada juga netizen yang mencibir aksi Zaadit tersebut.

Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, Ketua BEM UI Zaadit Taqwa, memberikan kartu kuning kepada Presiden Joko Widodo saat orang nomor satu RI itu menghadiri dies natalis ke-68 UI di Balairung UI, Depok, Jawa Barat, Jumat (02/02/2018).

Akibat aksinya itu, Zaadit ‘diamankan’ oleh Paspampres. Zaadit diketahui merupakan mahasiswa aktif dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UI.

Pantauan pada video yang beredar, Jokowi baru saja menyelesaikan pidatonya, ketika Zaadit tampak berdiri seorang diri, sementara hadirin lainnya tampak menyimak berlangsungnya acara. MC sedang membawakan acara, memanggil sejumlah nama untuk naik ke panggung.

Zaadit yang mengenakan batik merah marun muda bermotif itu disamperi oleh salah seorang anggota Paspampres. Petugas keamanan tampaknya berupaya membujuk Zaadit untuk menghentikan aksi berdirinya. Zaadit berdiri menghadap ke panggung beberapa meter di depan Presiden Jokowi yang juga sedang berdiri usai berpidato.

Disamperi petugas, Zaadit bukannya duduk, namun justru melakukan aksi mengagetkan. Terdengar suara peluit berbunyi “Priiiiiit”, lalu Zaadit tiba-tiba mengangkat kartu kuning berukuran besar. Suasananya sekilas seperti saat seorang wasit memberikan kartu kuning sebagai bentuk hukuman kepada pemain sepakbola yang melakukan pelanggaran.

Sontak saja aksi Zaadit menarik perhatian sebagian hadirin, meskipun acara tampak tidak terganggu dengan adanya aksi unik tersebut.*
Tegas Tutup Diskotek, Wali Kota Bogor Bima Arya Dipuji

Tegas Tutup Diskotek, Wali Kota Bogor Bima Arya Dipuji

Pemkot Bogor menyegel diskotek Lipss Pool and Club dan X-One di kawasan Sukasari, Bogor Timur, Kota Bogor, lantaran manajemen tak mengindahkan peringatan dan teguran. Penyegalan ini dilakukan langsung Wali Kota Bogor Bima Arya

    Tegas Tutup Diskotek, Wali Kota Bogor Bima Arya Dipuji 
Wali Kota Bogor, Bima Arya mengangkat kedua tangannya menyambut berkah hujan usai shalat istisqa'


Hidayatullah.com– Konsistensi dan ketegasan Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto menutup tempat hiburan malam (THM) bermasalah terutama diskotik di Kota Bogor, Jawa Barat, mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Salah satunya dari Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris. Baru-baru ini, Wali Kota Bogor ini menindak dua diskotek di kawasan Sukasari karena tidak memiliki dokumen-dokumen perizinan serta mengabaikan peringatan dan teguran dari Pemerintah Kota.

Fahira mengungkapkan, ketegasan Wali Kota Bogor ini menutup THM bermasalah patut dicontoh oleh kepala daerah lain. Dari catatan Fahira, aksi menutup THM bermasalah di Kota Bogor ini sudah beberapa kali dilakukan Bima Arya. Bahkan, walau sempat diperkarakan pengusaha THM ke kepolisian pada 2016, aksi penutupan THM bermasalah oleh Bima Arya tidak surut.


“Silakan berbisnis, tetapi harus ikut aturan. Buka diskotek dan jual miras tetapi tidak memiliki izin, tidak bisa ditolerir. Kita sama-sama tahulah, banyak pelanggaran hukum terjadi di diskotek. Kepala daerah harus tegas jaga daerahnya,” ujar Fahira di sela-sela kunjungan kerja di Palembang, Sumatera Selatan, Sabut (03/02/2018).

Fahira juga mengapresiasi sikap tegas Pemkot Bogor yang tidak penah mengeluarkan izin usaha baru untuk diskotek dan pub. Pemkot Bogor mengarahkan para pengusaha THM menghilangkan konsep diskotek dan mengubahnya menjadi kafe, resto, atau karaoke keluarga yang bisa dikunjungi semua warga.


“Saya berharap warga Kota Bogor terus menjaga dan mendukung langkah wali kotanya menutup THM bermasalah. Pasti banyak pihak-pihak yang terganggu dan dirugikan serta mencari berbagai cara untuk menghentikan langkah tegas Bima Arya ini,” ungkap Fahira.

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu, Pemkot Bogor menyegel diskotek Lipss Pool and Club dan X-One di kawasan Sukasari, Bogor Timur, Kota Bogor, lantaran manajemen tak mengindahkan peringatan dan teguran. Penyegalan ini dilakukan langsung Wali Kota Bogor Bima Arya pada Rabu (31/01/2018) dini hari, demikian dirilis.*



Ustadz Abdul Somad: LGBT Anti Kebinekaan

Ustadz Abdul Somad: LGBT Anti Kebinekaan

"Jadi kalau ada yang mengatakan Abdul Somad anti kebinekaan, itu sama artinya menuduh saya LGBT. Please deh!"

Ustadz Abdul Somad: LGBT Anti Kebinekaan
Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam ceramahnya pada Tabligh Akbar "Persatuan Umat untuk Indonesia" di halaman gedung AQL, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (03/02/2018) malam.

Hidayatullah.com– Dalam rangkaian safari dakwahnya di Jakarta, dai kondang asal Pekanbaru, Riau, Ustadz Abdul Somad (UAS) mengisi Tabligh Akbar di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, semalam, Sabtu (03/02/2018).

Pada acara bertema “Persatuan Umat untuk Indonesia” itu, UAS antara lain menyinggung soal kebinekaan.

Ia mengatakan, Allah sudah menegaskan bahwa DIA menciptakan laki-laki dan perempuan. Ini kata UAS merupakan salah satu contoh bentuk kebinekaan, keberagaman.

Baca: Tabligh Akbar UBN-UAS Dihadiri Gubernur Anies, Ulama, dan Ribuan Jamaah

UAS pun bercerita, saat Nabi Adam diciptakan dan ditempatkan di surga oleh Allah, ia hidup dengan berbagai kenikmatan. Tapi ternyata Adam merasakan suatu kesepian.

“Kenapa? Suatu yang nikmat itu tidak bisa dinikmati sendirian,” ungkapnya.

Hingga kemudian Allah menciptakan pasangan Adam, yaitu Hawa, seorang wanita. Maka muncullah dua makhluk berupa manusia yang berbeda jenis kelamin, laki-laki dan perempuan.

“Itulah asal muasal keberanekaragaman atau dalam bahasa lain kebinekaan,” jelasnya.

Baca: UAS: Pemilik Ilmu dan Kekuasaan Punya Hak-Tanggung Jawab Atasi LGBT

Sehingga, terang UAS, kebinekaan atau keberagaman itu merupakan sesuatu yang indah. Dan itu sunnatullah. Islam pun sudah final soal ini. Sehingga, kata UAS, umat Islam tak perlu lagi diajarkan soal kebinekaan.

Maka menurutnya, siapa yang bertentangan dengan sunnatullah pasangan laki-laki dan perempuan, maka itu sebagai bentuk anti kebinekaan. Dalam hal ini yang dimaksudnya adalah kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender alias LGBT.

“Jadi yang sebenarnya anti kebinekaan itu siapa? LGBT! Dia maunya sama (sejenis, Red), ya enggak bisa!” tegasnya menyindir lantas disambut tawa hadirin.

“Jadi kalau ada yang mengatakan Abdul Somad anti kebinekaan, itu sama artinya menuduh saya LGBT. Please deh!” ungkapnya berkelakar dengan gaya khasnya disambut apresiasi jamaah.*

PPMI Pakistan Tampilkan Budaya Indonesia di Culture Day Islamabad

PPMI Pakistan Tampilkan Budaya Indonesia di Culture Day Islamabad

jum'at, 6 April 2018 - 06:17 WIB
Selain Indonesia, ada pula penampilan-penampilan budaya dari berbagai daerah seperti Afghanistan, Pakistan, Thailand, dan lain sebagainya.

PPMI Pakistan Tampilkan Budaya Indonesia di Culture Day Islamabad
Culture Day di Alhamd Islamic University, Islamabad, Pakistan, Sabtu (31/03/2018).

Hidayatullah.com– Mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) Pakistan turut meramaikan acara Culture Day (Hari Kebudayaan) di Alhamd Islamic University, Islamabad, Pakistan, pekan kemarin, Sabtu (31/03/2018).
“Dalam acara kali ini kita menampilkan Tari Saman dari Aceh dan Tapak Suci,” kata Ketua PPMI Pakistan, Adnin Zahir ditemui saat acara.
Adnin berharap agar terselenggaranya acara tersebut sebagai bentuk persahabatan antara berbagai warga negara di Pakistan ini.
“Karena dengan adanya penampilan ini, kita berharap dunia semakin mengenal berbagai macam budaya di Indonesia, berbagai macam kesenian di Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, mahasiswa Alhamd Islamic University, Zulfickar Alamasyah, mengaku bahwa penampilan tersebut merupakan tugas bagi masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri.
“Kita sebagai masyarakat Indonesia untuk menyampaikan budaya dan nilai kebudayaan yang dianggap unik. Semoga bisa dapat memberikan inspirasi,” tutur mahasiswa program Magister of Art (MA) ini.
Sebelumnya, tim hadrah PPMI Pakistan juga berhasil tampil dalam acara Culture Evening di International Islamic University of Islamabad (IIUI) pada Jumat (30/03/2018) lalu.
Selain Indonesia, ada pula penampilan-penampilan budaya dari berbagai daerah seperti Afghanistan, Pakistan, Thailand, dan lain sebagainya.* Ali Muhtadin
KSHUMI: Permintaan Maaf Sukmawati Tak Menghapuskan Perbuatan Pidana

KSHUMI: Permintaan Maaf Sukmawati Tak Menghapuskan Perbuatan Pidana

KSHUMI mendorong kepada pihak penegak hukum untuk berdiri tegak, menegakkan hukum agar tercipta keadilan sosial ditengah-tengah masyarakat.
KSHUMI: Permintaan Maaf Sukmawati Tak Menghapuskan Perbuatan Pidana

Hidayatullah.com– Ketua Eksekutif Nasional BHP Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan, menanggapi permintaan maaf Sukmawati Soekarnoputri dalam konferensi persnya di Jakarta atas puisinya yang diduga menghina agama.

Pertama, kata Chandra, sebagai Muslim, sudah pasti masyarakat Muslim Indonesia akan memberikan maaf kepada Sukmawati.

“Tetapi secara hukum, permohonan maaf tidak bisa menghapuskan atau menggugurkan perbuatan pidana,” ujar Chandra dalam pernyataannya diterima hidayatullah.com, Jumat (06/04/2018).

Kedua, jelasnya, dalam ilmu hukum pidana dikenal alasan penghapus pidana yaitu alasan pemaaf menurut Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).


“Alasan pemaaf adalah alasan yang menghapus kesalahan dari si pelaku suatu tindak pidana, sedangkan perbuatannya tetap melawan hukum. Jadi, dalam alasan pemaaf dilihat dari sisi orang/pelakunya (subjektif). Misalnya, lantaran pelakunya tak waras atau gila sehingga tak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya itu (Pasal 44 KUHP),” jelasnya.

Ketiga, dugaan penistaan agama ini seharusnya sudah masuk tahap penyidikan. Sebab, terang Chandra, soal penistaan agama jika dilihat dari sisi hukum ialah delik formil (Formeel Delictien) yang tidak perlu dilakukan pembuktian ada atau tidaknya suatu dugaan tindak pidana.


Kemudian, tambahnya, delik Pasal 156a KUHP yang diduga dilanggar Sukmawati adalah delik formil, delik selesai.

“Sama seperti kalau orang membunuh dengan pisau, pisaunya jadi alat bukti. Kalau dugaan penistaan agama ini, puisi yang isinya membandingkan terkait cadar, adzan dan syariah Islam, sebagai alat. Jadi faktanya, peristiwanya ada dan dilakukan,” ungkapnya.

Terakhir, KSHUMI mendorong kepada pihak penegak hukum untuk berdiri tegak, menegakkan hukum agar tercipta keadilan sosial ditengah-tengah masyarakat.*
Meraih Kehormatan Muslim dengan Menjauhi Cinta Platonis

Meraih Kehormatan Muslim dengan Menjauhi Cinta Platonis

Termasuk contoh dari kerealistisan Islam adalah bahwa Islam tidak memposisikan masalah perasaan suka terhadap lawan jenis pada posisi pandangan yang serba menekan atau memusuhi.Meraih Kehormatan Muslim dengan Menjauhi Cinta Platonis

Hidayatullah.com– Seorang Muslim adalah seorang yang selalu istiqamah dengan petunjuk Allah, baik dalam ucapan maupun tingkah laku dan orang yang selalu mengambil hikmah yang Islami.

Prinsip Islam dalam meraih kehormatan adalah dengan membersihkan diri dari fitnah wanita, yaitu dengan mengarahkan diri sepenuhnya kepada Sang Khalik dan bukan kepada makhluk, sehingga tidak dihanyutkan oleh keindahan wanita cantik, apalagi sampai dapat merenggut hati dan akalnya.

Sementara para pecinta suci (platonic love) tidak lepas dari hal-hal yang dilarang. Mereka benar-benar telah terfitnah dan terpikat dengan perempuan serta telah hanyut seluruhnya kepada makhluk, bukan kepada Sang Khalik. Mereka dikendalikan di belakang kecantikan dan keayuan. Wanita benar-benar telah merenggut akal dan hatinya.

Mereka kasmaran dengan kekasih-kekasihnya tanpa rasa malu dan rikuh sedikit pun. Mereka berdua-duaan dengan wanita yang bukan muhrimnya tanpa tameng dari agama atau peredam yang berupa ketakwaan.

Memang benar kalau dikatakan bahwa dari para pencinta sejati ada yang dapat menjaga diri mereka dari kenistaan dengan tameng keimanan dan terhindar dari keharaman karena sekat ketakwaan. Mereka benar-benar berwatak shiddiq dan ikhlas yang selalu mendekatkan diri kepada Allah, baik dalam keadaan sunyi maupun ketika di muka umum, serta senantiasa khawatir akan masalah hati yang senantiasa bergejolak dan niat buruk yang kadang terpendam dalam hati. Hal-hal seperti inilah yang merupakan hal paling mulia yang dapat meningkatkan derajat mereka pada tingkat yang paling suci dan mulia.

Seorang Muslim yang benar-benar Muslim adalah seorang yang selalu istiqamah dengan petunjuk Allah, baik dalam ucapan maupun tingkah laku dan orang yang selalu mengambil hikmah yang Islami; baik secara global maupun terperinci. Juga orang yang berjalan sesuai dengan syariah Islam; baik secara metodologis maupun hukum, teori dan juga praktik.


Sama halnya apakah seorang Mukmin itu berprofesi sebagai pekerja, pegawai, sastrawan, pengacara, atau hakim; baik yang kampungan maupun yang berbudaya, mereka semua adalah orang yang paling bertakwa selama dia tetap dalam petunjuk Allah dan di jalan yang benar.

Sedang para pengikut cinta platonis yang ceritanya banyak tersebar dalam berbagai kumpulan syair dan novel sastra; seperti kisah Qais dan Laila, Jamil dan Butsainah, Kutsayyir dan Izzah, serta yang lainnya, mereka semua dalam pandangan saya telah terjerumus –entah mereka sengaja atau tidak– dalam berbagai larangan syariah, khususnya pada cara mereka berhubungan dengan kekasihnya dan pada cara mereka berhubungan dengan wanita lain sebagaimana telah disinggung sebelumnya.

Dari mereka telah diterbitkan karya-karya yang muncul dari kelainan perasaan (sense) dan hilangnya keseimbangan dalam diri mereka. Mereka semua telah menderita penyakit kurus. Mereka telah mengambil jalan melawan kematian dan berbagai ancaman siksa dan penganiayaan.


Mereka telah melepas kesatriaan dan kehormatannya sebagai anak Adam. Mereka telah berpaling dari cinta luhur yang tercermin dalam cinta kepada Allah, Rasul, dan jihad, untuk menuju kepada cinta murahan yang tercermin dalam kecantikan wanita yang tidak halal baginya.

Mereka telah mencampakkan potensi kemanusiaannya sehingga tidak mungkin sama sekali bagi mereka untuk merambah jalan menuju kehormatan yang berharga, keunggulan yang kokoh, dan peradaban yang gilang gemilang. Saat mereka berada dalam keadaan seperti ini syaraf-syarafnya kendur, jiwanya terserang penyakit, dan keberadaan dirinya menguap.

Padahal sesungguhnya Islam adalah agama yang realistis dan merupakan syariah kehidupan (way of life) sampai Allah mengguncangkan bumi dan seisinya (kiamat).

Termasuk contoh dari kerealistisan Islam adalah bahwa Islam tidak memposisikan masalah perasaan suka terhadap lawan jenis pada posisi pandangan yang serba menekan atau memusuhi. Bahkan disyariatkannya pernikahan bertujuan untuk merespons watak tersebut dan agar dapat sejalan dengan kecenderungan hasrat biologis yang telah dibentuk oleh Allah dalam diri manusia.

Baca: Inilah Empat Profil Pemuda Muslim Unggulan [1]

Untuk hal ini telah disampaikan beberapa hadits, di antaranya Al Baihaqi telah meriwayatkan Hadits dari Sa’ad bin Abi Waqash Radiyallahu Anhu bahwa Rasulullah berkata, “Sesungguhnya Allah telah mengganti kita kerahiban dengan kerahiban yang halus dan toleran.”

Demikian juga Ath-Thabari dan Al Baihaqi meriwayatkan Hadits dari Rasulullah, sabdanya, “Barangsiapa yang menjadi kaya karena agar bisa menikah, kemudian (setelah kaya) tidak mau menikah, maka dia bukan termasuk golonganku.”

Rasulullah juga berkata kepada tiga orang yang datang bertanya tentang bagaimana ibadah Rasulullah, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, “Kalian semua yang telah bilang begini…dan begitu. Sungguh demi Allah, aku adalah orang yang paling takut terhadap Allah dan paling bertakwa kepada-Nya, meskipun begitu aku berpuasa dan juga makan (berbuka), aku shalat juga tidur dan menikahi wanita. Maka barangsiapa yang tidak suka dengan sunnahku (perbuatanku), ia bukanlah golonganku.”*/ Muhammad Ibrahim Mabrouk, dalam bukunya Cinta dalam Perspektif Islam